Nomor induk kependudukan sudah tersedia

Jumat, 30 Desember 2011 | 06:30


Kementerian Dalam Negeri telah menyediakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) bagi seluruh penduduk Indonesia. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan, setiap orang akan memiliki satu NIK untuk seumur hidup.Dia yakin tidak ada NIK yang ganda. "Bagi yang saat ini belum tahu NIK-nya, silakan menghubungi dinas kependudukan catatan sipil di daerah domisili masing-masing, untuk didata," kata Gamawan saat konferensi pers di kantornya, Selasa (27/12).

Menurut Gamawan, NIK ditentukan oleh pemerintah daerah masing-masing. "Pemerintah daerah itu kan sudah menyiapkan dalam bentuk data base kependudukan, kalau tidak mendaftar ya penduduk tidak akan tahu," katanya.

Mengenai berapa data angka penduduk yang sudah terdata NIK-nya, Gamawan belum bisa mengatakannya. Menurutnya, data penduduk yang sudah memiliki NIK akan diumumkan ketika proyek pelaksanaan e-KTP selesai pada 2012 mendatang. Yang pasti saat ini, sudah sekitar 9 juta penduduk yang teridentifikasi memiliki data ganda.

Pada akhir 2012, pemerintah menargetkan sebanyak 172 juta penduduk sudah memiliki e-KTP. Pelaksanaan e-KTP sempat terlambat karena peralatan terlambat, adanya sanggahan konsorsium, dan sebagainya sehingga baru dimulai pada Oktober 2011. "Semoga akhir 2011 bisa sampai 30-35 juta penduduk," kata Plt Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan dan Catatan sipil Kementerian Dalam Negeri Irman.

Sumber Berita : http://nasional.kontan.co.id