Pemerintah belum atur importasi pangan

Senin, 12 Desember 2011 | 08:40


Pemerintah belum membuat kebijakan untuk mengendalikan importasi pangan, kecuali untuk beberapa komoditas yang diatur seperti gula, beras, dan daging.Deputi Bidang Pertanian dan Kelautan Kemenko Perekonomian Diah Maulida mengatakan pemerintah sedang menyiapkan peta jalan (roadmap) surplus beras 10 juta ton pada 2014.

"[roadmap surplus beras 10 juta ton] sedang dibahas bersama Bappenas dan kementerian terkait," ujarnya kepada Bisnis, hari ini.

Menurutnya, kebijakan peta jalan importasi komoditas pangan menjadi kewenangan Kementerian Perdagangan.

Importasi daging sudah diatur dengan kuota yang dihitung berdasarkan produksi dan konsumsi di Tanah Air.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementan, Syukur Iwantoro mengatakan pihaknya bersama dengan Kemendag sedang menganalisa pasokan dan permintaan produk peternakan.

Komoditas lain seperti kedelai tidak diatur atau dibatasi importasinya. Impor kedelai mencapai 70% dari total kebutuhan di dalam negeri.

Dirketur Tanaman Semusim Kementan Agus Hasanuddin mengatakan izin impor pangan harus melihat produksi pada tahun bersangkutan dan stok yang ada di dalam negeri.

Dirjen Hortikultura, Kementan, Hasanuddin Ibrahim mengatakan pemerintah belum mengatur importasi produk hortikultura, sehingga impor dilakukan oleh importir umum.

Menurutnya, impor buah hanya 3%-5% dari konsumsi nasional, sedangkan 95% konsumsi dipasok dari buah lokal. (tw)

Oleh Sepudin Zuhri
Sumber Berita : http://www.bisnis.com