Klaim Capaian E-KTP Tertinggi

Kamis, 10 November 2011 | 09:18


Panjang, Padek—Pencapaian target pembuatan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP), di Kota Padangpanjang diperkirakan tertinggi di Sumatera Barat. Setelah 40 hari pelaksanaan hingga 6 November lalu, tercatat telah 16.370 wajib KTP atau sekitar 46 persen.Jumlah realisasi rekam data wajib KTP tersebut, masing-masing Kecamatan Padangpanjang Barat 8.902 dari 21.628 orang. Sedangkan di Padangpanjang Timur tercatat realisasi 7.468 dari 14.975 wajib KTP.


Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Padangpanjang, Asrul mengatakan pihaknya optimistis bisa mencapai target penyelesaian rekam data hingga akhir Desember mendatang. Ungkapan tersebut dilontarkan, melihat tingginya kepedulian masyarakat Padangpanjang terhadap program pemerintah dalam pembuatan e-KTP itu.


“Terdapat sekitar 75 persen wajib KTP, datang ke kantor kecamatan dengan kesadaran sendiri, meskipun pihak kita telah menyediakan mobilitas untuk warga dari kantor kelurahan. Melihat kepedulian masyarakat yang tinggi, kami optimistis dapat menyelesaikan rekam data sesuai jumah wajib KTP pada awal pelaksanaan dahulu, yakni 26 September,” tutur Asrul didampingi Kepala Bidang Kependudukan, Taufik, kemarin.


Sejauh pelaksanaan berlangsung, Asrul mengatakan pihaknya tidak pernah mengalami gangguan yang cukup berarti. Meski terdapat gangguan kecil yang mengakibatkan terbuangnya waktu pelayanan akibat tekhnical error dan gangguan cuaca.


Gangguan akibat perangkat hank, dapat menunda pelayanan proses rekam data paling tidak mencapai 5 orang. Begitupun dengan cuaca menyebabkan kedatangan warga ke kecamatan juga mengalami penurunan yang cukup besar.


“Untuk gangguan perangkat, kita masih merasa nyaman karena tim pendamping (konsorsium) dari Sucofindo tetap siaga. Sehingga jika ada masalah dengan perangkat seperti gangguan jaringan, akan langsung ditangani dengan cepat. Sedangkan terkait suplai listrik, kita juga sudah meminta kesediaan pihak PLN untuk menjaga kesinambungannya. Jika mati listrik tidak dapat dihindarkan, kecamatan juga sudah siap dengan genset,” jelas Taufik.


Seperti disampaikan sebelum-sebelumnya, imbauan terhadap warga di masing-masing kelurahan terus disuarakan melalui mobil informasi. “Imbauan dilakukan di tiap-tiap kelurahan, sesuai dengan jadwal masing-masing,” terang Taufik lagi.


Sementara, jumlah penduduk Padangpanjang pada 4 November 2011 mencapai 54.553. Pada angka tersebut, terdapat pertambahan angka wajib KTP, di luar daftar wajib KTP yang ditargetkan penyelesaian hingga akhir Desember 2011.


“Penambahan wajib KTP terjadi karena ada warga kita yang pindah dari daerah lain ke Padangpanjang. Khusus yang ini, mungkin bisa kita selesaikan akhir Desember, mungkin juga di awal Januari 2012 mendatang. Selain penambahan, juga terdapat beberapa pengurangan yang disebabkan warga pindah dan meninggal dunia,” pungkas Asrul lagi. (wr)

Sumber Berita : http://padangekspres.co.id/