Padang Peringkat Pertama Nasional Perekaman Data e-KTP

Kamis, 20 Oktober 2011 | 14:53


Pemerintah Kota Padang menyatakan daerah itu merupakan yang terbaik dan berada di peringkat pertama dalam pencapaian proses rekam data program nasional kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) sejak dimulai pada awal September 2011. "Hingga saat ini Kota Padang dinilai sebagai daerah dengan pencapaian terbaik dalam proses rekam data warga wajib e-KTP dan kita apresiasi atas partisipasi masyarakat dalam mendukung program ini," kata Wali Kota Padang Fauzi Bahar di Padang, Rabu (19/10/2011).

Ia mengatakan, pencapaian tersebut merupakan hasil keseriusan instansi terkait yang didukung partisipasi aktif warga kota dalam mendukung program nasional e-KTP.

Menurut dia, hingga pertengahan Oktober 2011 telah tercacat sebanyak 75 ribu lebih warga berpastisipasi dalam proses perekaman data e-KTP di 11 kecamatan.

Melihat pencapaian itu, lanjut dia, Pemkot Padang berencana memberi hadiah bagi kelurahan yang mampu melakukan proses rekam data warga wajib e-KTP terbanyak.

"Kita hadiahkan satu mobil bagi kelurahan yang mampu merekam data warga wajib e-KTP terbanyak di kelurahannya," katanya. 

Pemberian hadiah tersebut, menurut dia, merupakan sebuah ransangan agar kelurahan-kelurahan yang ada di Padang tetap optimal dalam pelayanan hingga mencapai target rekam data e-KTP sebanyak 615.299 orang hingga akhir 2011.

Ia menyebutkan, pemberian hadiah didasarkan dengan kriteria penilaian berdasarkan persentase perekaman data e-KTP dari setiap kelurahan berdasarkan jumlah penduduk.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Padang Vidal Triza membenarkan bahwa Kota Padang merupakan kota terbaik dalam proses perekaman data warga wajib e-KTP.

"Pengakuan tersebut kita harapkan menjadi motivasi bagi para petugas, sehingga target rekam data warga wajib e-KTP dapat tercapai pada akhir 2011," katanya saat dihubungi di Padang.

Ia menyebutkan, proses rekam data hingga 17 Oktober 2011 mencapai 75.126 orang. Sementara hingga akhir 2011 target yang harus dicapai sebanyak 615.299 orang.

Menurut dia, untuk pelayanan pembuatan e-KTP Disdukcapil Padang menugaskan 139 tenaga teknis dengan rincian 46 orang petugas verifikasi dan 90 orang petugas operator yang tersebar di 11 kecamatan.

Dia menambahkan, saat ini jumlah alat rekam data e-KTP di Padang sebanyak 22 unit. Jumlahnya tidak sama untuk setiap kecamatan yang disesuaikan dengan jumlah penduduk di kecamatan masing-masing.

"Setiap alat dilayani operator khusus sehingga dapat melayani sedikitnya 150 e-KTP setiap hari dan dengan rata-rata empat unit alat di setiap kecamatan, maka dapat diproses sebanyak 600 e-KTP per hari," katanya.

Sementara itu, untuk mencapai target hingga akhir 2011, Dukcapil telah mengajukan penambahan alat rekam data sebanyak 23 unit ke konsorsium pengadaan peralatan e-KTP.

"Permintaan penambahan peralatan e-KTP itu dipenuhi, dan ditargetkan tiba di Padang pada 12 November 2011," katanya.

Sumber Berita : http://kalteng.tribunnews.com