Ekspor Batu Bara Jambi Terus Meningkat

Kamis, 06 Oktober 2011 | 14:41


Ekspor batu bara Jambi ke India dan Korea terus meningkat dan tidak terpengaruh oleh kemarau dan kabut asap yang kini terjadi di wilayah Jambi.
Ketua Asosiasi Pelayaran Nasional (INSA) Jambi Edy Best mengatakan selama September 2011 ekspor batu bara ke India dan Korea mencapai 377.000 ton atau meningkat 57.000 ton dibanding tahun sebelumnya sebanyak 320.000 ton.

“Seiring terus berkembangnya investor batu bara di Provinsi Jambi, produksi dan jumlah ekpor hasil tambang itu juga terus meningkat,” katanya di Jambi, Senin 3 Oktober 2011.

Dua bulan lebih kemarau yang berakibat pada surutnya Sungai Batanghari tidak mempengaruhi ekspor batu bara, karena pengangkutan dilakukan dalam skala kecil menuju ambang luar.

Batu bara diangkut dari pelabuhan Talang Duku menggunakan kapal bermuatan 3.000 ton menuju ambang luar di Ujung Jabung kawasan pantai timur.

Kapal besar berkapasitas 50.000 ton sandar dan menunggu muatan di Ujung Jabung, yang dirancang menjadi pelabuhan samudra untuk pelabuhan ekspor impor.

Ia mengatakan, INSA menginginkan adanya pelabuhan samudra yang mampu melayani ekspor impor berbagai komoditi Provinsi Jambi dalam jumlah besar.

Dalam keterangan terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi Benhard Panjaitan mengatakan, Ujung Jabung kini dirancang menjadi pelabuhan samudra yang nantinya menjadi pusat ekspor berbagai komoditi Provinsi Jambi.

Daerah tersebut juga dirancang menjadi daerah ekonomi khusus, atau menjadi lokomotif pertumbuhan perekonomian Provinsi Jambi tidak saja melayani produksi lokal, namun juga dari provinsi tetangga.

“Lewat asosiasi batu bara, juga akan dibangun jalan khusus pertambangan dari Kabupaten Sarolangun menuju Ujung Jabung, yang akan menelan dana sekitar Rp6 triliun,” kata Benhar Panjaitan. (antara)

Sumber Berita : http://www.bisnis-sumatra.com