Asal barang elmenite dan zirconium dalam penyelidikan Polisi

Rabu, 10 Agustus 2011 | 08:26


Kapolda kepulauan Bangka Belitung, Brigjen Polisi Muhamad Rum Murkal didampingi Direskrimsus, Kombes Polisi Martuani Siregar menyikapi adanya ekspor elmenite dan zirconium yang dilakukan PD BGM, yang dikirim melalui kapal TB Toll Cengal dengan lambung Tongkang BG TOLL 1819 V 1108 BS dengan tujuan pelabuhan Xiamen Port China. Aturan ekspornya secara undang-undang dinyatakan  sah. Namun untuk asal barang memang perlu penyelidikan kembali, apakah barang berasal dari KP PD BGM atau tidak. Sedangkan mengenai aturan yang tumpang tindih Kapolda menyerhakan kepada kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda)

"Secara teknis setelah saya tanya pada Direskrimsus, ternyata berdasarkan UU kegiatan ekport itu legal," ujarnya.

Namun saat ditanya bagaimana aturan mengenai apakah ekspor Elmenite atau zirconium tersebut, diperbolehkan. Berdasarkan UU, menurut Jendral bintang satu ini, memang ada tumpang tindih aturan. Yang keduanya memiliki dasar yang kuat.

"Kalau masalah Undang-undang yang digunakan, itu bukan wewenang kita, tetapi kita serahkan ke Mahkamah Konstitusi (MK), jadi secara teknis UU tegaskan itu legal. Apalagi sudah di backup oleh sucofindo selaku surveyor," pungkas Rum

Diakui mantan kapolres Jakarta Utara ini, seperti yang diinfokan oleh masyarakat, bahwa dirinya juga tidak rela apabila hasil tambang Bangka Belitung keluar begitu saja. Tanpa ada kontribusi sama sekali ke daerah. Namun mengenai aturan atau kebijakan diserahkan kepada pihak Pemerintah daerah (pemda)

"Yang jelas kalau urusan dari mana asal barang, itu baru urusan kita dan dalam penyelidikan. Tetapi prosesnya panjang, sama halnya dengan ekspor yang dilakukan PT timah, belum tentu barang atau timah itu, semuanya berasal dari KP PT Timah, begitu juga smelter-smelter itu, namun semua itu perlu penyelidikan," tegas Rum

Penulis : zulkodri

Sumber Berita : http://bangka.tribunnews.com