Sucofindo akan Mensupervisi Kegiatan "Supply Chain Management" Kaltim Airlines

Senin, 08 Agustus 2011 | 09:22


Maskapai penerbangan Kaltim Airlines yang merupakan gagasan Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak dipastikan akan mulai beroperasi 17 Agustus 2011 dengan kekuatan tiga unit pesawat."Mendekati waktu pelaksanaan terbang perdana, kami di manajemen PT Kaltim Avation Holding (KAH) terus melakukan pematangan konsep operasional perusahaan," kata Direktur Utama PT KAH Marthin Billa, Minggu (7/8).

PT KAH, lanjut mantan Bupati Malinau ini, menggandeng PT Sucofindo (Persero) untuk melakukan kegiatan supervisi, yakni mengenai kemitraan dengan sejumlah perusahaan yang menjadi mitra pendukung Kaltim Airlines. Sucofindo akan mensupervisi kegiatan "supply chain management" (manajemen rantai pasokan).

Untuk Kaltim Airlines sendiri bermitra dengan banyak pihak, antara lain mengenai katering untuk penumpang, cendera mata  penumpang, dan pelayanan bagasi. Semua kerjasama itu diperlukan keseragaman mutu dan format yang diatur secara baik.

Pada tahap awal penerbangan, Kaltim Airlines akan diperkuat tiga pesawat, yakni satu pesawat berjenis Bae 146-72 dan dua pesawat lainnya berjenis Grand Carravan. Untuk Bae 146-72 akan melayani rute Jakarta - Berau - Tarakan (pulang pergi) dan akan terbang 3 hari dalam seminggu.

Sementara dua Grand Carravan disiapkan untuk melayani rute penerbangan utama, yakni yang menjadi latar belakang pendirian Kaltim Airlines sebagai jembatan udara masyarakat perbatasan dan pedalaman Kaltim.

Satu Grand Carravan akan menempati "home base" di Samarinda (sementara ini di Bandara Temindung) untuk melayani rute penerbangan wilayah tengah (Kutai Barat, Kutai Timur dan Bontang) dan rute penerbangan wilayah selatan (Paser).

Sedangkan Grand Carravan yang lain akan menempati "home base" di Bandara Juata Tarakan, yakni untuk melayani rute penerbangan wilayah Utara (Berau, Bulungan, Malinau, Tarakan dan Nunukan). (Ant/OL-04)

Sumber Berita : http://www.mediaindonesia.com/