Pembuatan e-KTP Molor 18 Agustus

Rabu, 03 Agustus 2011 | 08:21


Pemerintah pusat mengakui pembuatan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) di 197 kabupaten/kota, molor. Dari target awal pembuatan e-KTP bisa dimulai 1 Agustus, bergeser jadi 18 Agustus 2011.Target meleset lantaran pengiriman perangkat peralatan e-KTP ke 2.348 kecamatan di 197 kabupaten itu terlambat.  Kapuspen Kemendagri, Reydonnyzar Moenek menjelaskan, perangkat peralatan baru akan sampai ke daerah pada 15 Agustus 2011.

"Tanggal 15 Agustus sudah sampai ke kabupaten/kota. Tanggal 18 Agustus 2011 efektif dimulai pembuatannya," kata Reydonnyzar di kantornya, Selasa (2/8).

Menanggapi molornya target itu, Mendagri Gamawan Fauzi mengancam akan mempinalti rekanan, yakni Sucofindo sebagai anggota konsorsium PNRI, yang punya tanggung jawab pendistribusian peralatan.

Dikatakan Gamawan, sebenarnya target pengadaan e-KTP ini bukan tanggal per tanggal.  Tapi, katanya, akhir 2011 harus kelar di 197 kabupaten/kota. "Kontrak kita akhir tahun selesai di 197 daerah. Kita akan kawal. Jika tidak, kena pinalti," kata Gamawan.

Gamawan menekankan pentingnya ada jaminan kepastian soal pengiriman peralatan dari Sucofindo. "Pemerintah minta jaminan pengadaan. Target waktu jangan terlampaui," kata Gamawan.

Khusus untuk wilayah DKI Jakarta, target semua perangkat dan alatnya sudah mulai didistribusikan ke tingkat kelurahan pada 27 Juli 2011. Nyatanya, molor dan dijanjikan baru Rabu (3/8) ini bisa dimulai pembuatan e-KTP. (sam/jpnn)


Sumber Berita : http://www.jpnn.com/