Pemerintah belum punya analisa permintaan daging

Jumat, 29 Juli 2011 | 13:03


Pemerintah mengaku belum memiliki analisa permintaan daging sapi di dalam negeri, sehingga mempersulit dalam membuat kebijakan terkait komoditias itu.
Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi mengatakan komoditas lain seperti beras dan gula telah memiliki analisa permintaan (demand) yang dibuat oleh surveyor independen PT Sucofindo.

"Itu yang belum ada [analisa permintaan daging sapi], itu belum ada analisa demand, untuk yang lain sudah, Sucofindo sudah diminta untuk menganalisa soal demand gula dan beras, tetapi untuk daging kita harapkan ada," ujarnya saat Seminar Rancang Bangun Supply dan Demand Daging Sapi, hari ini.

Ketika ditanyakan apakah pemerintah akan meminta PT Sucofindo untuk melakukan analisa permintaan daging sapi, Wamentan menuturkan bahwa demand seharusnya bukan kewenangan Kementan. "Jadi Kementan disuruh semua untuk permintaan ini, masa Kementan lagi," ujarnya.

Bayu menegaskan pemerintah tidak pesimistis dalam upaya mencapai target swasembada daging sapi pada 2014.

Namun, menurut dia, definisi swasembada masih perlu mematangkan. "Mungkin kelompok 1, 2 dan 3 sudah oke dengan swasembada, tetapi kelompok 4 dan 5 yang harus diisi. Jadi kita harus berfikir benar-benar tahu apa yang masih kurang. Kalau sekarang jelas [daging sapi] masih kurang," tuturnya.

Dengan hasil sensus BPS yang mencatat populasi sapi sebanyak 14,5 juta ekor, kata di, masih jauh untuk swasembada. Apalagi, dari 14,5 juta ekor itu sapi dewasa hanya sebanyak 54%. "Kalau hitung-hitungan, belum swasembada."(er)

Oleh Sepudin Zuhri
Sumber Berita : http://www.bisnis.com