14 Industri Kakao dan Cokelat Diresmikan

Selasa, 28 Juni 2011 | 07:36


BERSAMAAN dengan pencanangan tahun 2011 sebagai tahun Kebangkitan Industri Kakao dan Cokelat Nasional, pemerintah meresmikan 14 industri kakao dan cokelat.Industri-industri tersebut berlokasi di Bandung, Tangerang, Medan, Karawang, Tangerang, Surabaya, Batam, dan Makassar. ''Ini merupakan momentum yang sangat baik dalam kebangkitan industri kakao dan cokelat di dalam negeri,'' kata Menteri Perindustrian, MS Hidayat di Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/6).

Dari 14 industri tersebut, 6 di antaranya merupakan investasi baru sedangkan 8 industri sisanya merupakan industri lama yang melakukan perluasan. Industri-industri lama yang melakukan perluasan adalah PT General Food Industries, PT Bumitangerang Mesindotama, PT Cocoa Ventures Indonesia, PT Freyabadi Indotama, PT Gandum Mas Kencana, PT Teja Sekawan Cocoa Industries, dan PT Kakao Mas Gemilang.

Adapun investasi baru dilakukan oleh PT Asia Cocoa Indonesia, PT Maju Bersama Cocoa Industries, PT Kopi Jaya Cocoa, PT Budidaya Kakao Lestari, PT Jaya Makmur Hasta, dan PT Unicom Kakao Makmur Sulawesi.

Menurut Hidayat, dengan peresmian ini, kapasitas terpasang 14 industri tersebut meningkat 57,9 persen dari 272.875 ton per tahun menjadi 430.950 ton per tahun. Adapun kapasitas terpasang industri pengolahan kakao dan cokelat nasional meningkat dari 531.675 ton per tahun pada 2010 menjadi 689.750 ton per tahun pada 2011.

Hidayat mengatakan, industri pengolahan kakao telah ditetapkan sebagai salah satu industri prioritas agro yang dikembangkan melalui hilirisasi produk agro. Industri lainnya adalah industri pengolahan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan karet. ''Nantinya juga menyusul kopi dan rumput laut,'' katanya.

Sumber Berita : http://www.jurnas.com