Kemendag: Impor tebu tak perlu rekomendasi APTRI

Senin, 27 Juni 2011 | 08:43


Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Deddy Saleh menegaskan pihaknya tidak memerlukan rekomendasi dari petani melalui Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) dalam hal pengeluaran izin impor gula mentah. Menurut dia, izin impor gula mentah diberikan atas dasar permintaan dari Importir Produsen (IP) yang mempunyai idle capacity dan harus memiliki rekomendasi dari Dirjen Perkebunan.

"Apa harus ada rekomendasi petani melalui APTRI bagi Kementerian Perdagangan tidak perlu. Mungkin Dirjen Perkebunan untuk mengeluarkan rekomendasi minta rekomendasi dari APTRI. Tanya ke sana [Kementerian Pertanian]," tegasnya hari ini.

Hal ini terkait dengan persoalan impor gula mentah sebesar 224.000 ton. Salah satu pemilik IP yakni PT Industri Gula Nusantara (IGN) memperoleh jatah impor sebesar 100.000 ton. Jumlah ini dipersoalkan oleh sejumlah pihak karena kuota impor yang diberikan kepada IGN sangat timpang dengan yang diberikan kepada IP lainnya.

Sementara itu, ditemukan surat rekomendasi yang ditandatangani oleh Ketua APTRI Jawa Tengah Fatchudin Rosyidi yang menyatakan APTRI menyetujui pelaksanaan impor gula mentah 200.000 ton yang diajukan oleh IGN. (sut)


Oleh Maria Y. Benyamin
Sumber Berita : http://www.bisnis.com