Sucofindo operasikan laboratorium kokas pertama

Selasa, 21 Juni 2011 | 15:09


PT Sucofindo (Persero) meresmikan laboratorium kokas pertama di Indonesia senilai Rp5 miliar.Laboratorium kokas atau coking coal ini diperlukan untuk pengujian metalurgi batu bara metalurgi yang diproyeksi terus berkembang.

Arief Safari, Direktur Utama Sucofindo, mengatakan laboratorium ini diharapkan membantu pengusaha mendapatkan hasil analisis laboratorium yang akurat dengan menghemat waktu dan biaya.

“Selama ini pengusaha masih mengirim sampel ke Australia dan China, untuk itu kami potong disini sehingga waktu lebih cepat dan biaya lebih murah hingga 40%," katanya kepada Bisnis seusai peresmian laboratorium kokas di hari ini.

Laboratorium coking coal dipilih dibangun di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) dengan memperhitungkan kebutuhan pasar dari kalangan tambang batu bara.

Fasilitas tersebut  dibangun Sucofindo sejak pertengahan 2009 menyusul permintaan ekspor coking coal dari dalam negeri juga akan terus meningkat.

“Untuk itu, kami sudah siap menjawab meningkatnya kebutuhan uji laboratorium coking coal dengan membangun fasilitas baru ini. Ini menjadi laboratorium yang komersial yang pertama di Tanah Air,” tegasnya.

Laboratorium coking coal ini dilengkapi dengan peralatan untuk preparasi dan analisis seperti jaw crusher, hammer mill, hingga microscop polarisation, yang sebagian besar dipenuhi dari impor.

Sucofindo menargetkan fasilitas anyar ini dapat memberikan kontribusi pendapatan sebesar Rp10 miliar pada tahun pertama.

Perolehan ini diharapkan meningkatkan total pendapatan perseroan yang tahun ini diharapkan menembus Rp1,4 triliun, meningkat dari tahun sebelumnya yakni Rp1,145 triliun. (arh)


Oleh Siti Munawaroh
Sumber Berita : http://www.bisnis.com