Gula rafinasi masuki lima wilayah

Jumat, 17 Juni 2011 | 10:15


Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menengarai gula rafinasi diduga kuat telah merembesi lima wilayah di Indonesia.Wakil Ketua Komisi VI DPR Arya Bima mengatakan kelimat wilayah rembesarn itu adalah Nusa Tenggar Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi, Kalimantan Barat, dan Bali.

"Ada indikasi kuat sudah merembes ke wilayah itu tapi datanya belum ada. Jadi kami minta Kementerian Perdagangan untuk menelusuri itu," ungkapnya usai RDP Gabungan dengan sejumlah stakeholder pergulaan sore ini.

Arya mengkhawatirkan dampak perembesan gula rafinasi di pasar konsumsi itu sehingga mendesak Kementerian Perdagangan dalam hal ini Dirjen Perdagangan Dalam Negeri untuk segera menentukan langkah dan tindakan yang akan diambil.

"Sudah jelas bahwa gula rafinasi tersebut tidak boleh masuk ke pasar konsumsi karena peruntukannya hanya untuk industri rumah tangga," tegas Arya.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Gunaryo mengatakan petunjuk pendistribusian gula rafinasi diatur menurut Surat Menteri No.111/M-DAG/2/2009 sebagai pedoman bagi produsen dalam menyalurkan gula rafinasi tersebut.

Kementerian Perdagangan, kata dia, telah memanggil produsen gula untuk tetap berkomitmen mendistribusikan gula rafinasi sesuai dengan ketentuan surat tersebut. "Kami juga sudah meminta produsen untuk menertibkan distributor atau subdistributor yang ditunjuk," ungkapnya. (sut)

Oleh Maria Y. Benyamin
Sumber Berita : http://www.bisnis.com/