Juli, Uji Coba RFID

Senin, 30 Mei 2011 | 08:22


PEMERINTAH berencana akan melakukan uji coba penggunaan RFID (Radio Frequency Identification) pada bulan Juli atau Agustus mendatang. Uji coba ini akan dilakukan pada rute angkutan M01 jurusan Senen-Kampung Melayu dan tidak akan dilakukan pembatasan pembelian BBM."Uji coba sekitar Juli-Agustus. Tapi ini tidak ada pembatasan (pembelian) bahan bakar minyak (BBM) karena belum ada aturannya," kata Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita H. Legowo di Jakarta, Kamis (26/5).

Uji coba bertujuan mengenalkan kepada masyarakat, khususnya sopir angkutan kota dan SPBU, bahwa RFID berfungsi membaca jumlah BBM bersubsidi yang dikonsumsi oleh angkutan umum.

Adapun pemilihan mikrolet M01 jurusan Senen-Kampung Melayu, angkot rute ini sebelumnya telah melakukan uji coba pengaturan BBM bersubsidi dengan menggunakan stiker. RFID akan dipasang di SPBU. Sedangkan di kendaraan akan dipasang semacam finger print yang sudah disinkronkan dengan RFID di SPBU.

Sebagai informasi, selain RFID, sebelumnya juga sempat menggunakan stiker yang ditempelkan pada kendaraan umum sebagai uji coba pembatasan pemakaian BBM bersubsidi. Tetapi, kemudian diganti dengan sistem Radio Frequency Identification (RFID).

Alat ini akan dipasang di pom bensin untuk mengukur volume pemakaian BBM angkutan umum, sehingga konsumsi semua angkutan umum berpelat kuning terdata secara akurat. Dengan begitu, diharapkan, pembatasan BBM bisa tepat sasaran dan volume. Di DKI Jakarta, jumlah angkutan umum mencapai 27 ribu, terdiri atas bus besar, bus sedang, dan bus kecil.

Oleh : Desmunyoto P. Gunadi 

Sumber Berita : http://www.jurnas.com