Ikan mas peliharaan mati diduga akibat limbah

Jumat, 29 April 2011 | 08:34


Sejumlah ikan mas peliharaan milik warga di Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba Samosir, Sumaera Utara, mati mendadak diduga akibat pembuangan limbah pabrik Tapioka PT. Hutahaean yang mengalir ke sungai Sitoman di daerah tersebut.
Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Lisbeth Siahaan, mengatakan pihaknya sudah melakukan kajian cepat untuk memastikan penyebab matinya ikan peliharaan di kolam warga Desa Ujung Tanduk, Gasaribu dan desa Pintubosi tersebut.

“Begitu menerima informasi dari masyarakat tentang matinya ikan mas peliharaan dimaksud, petugas langsung kita perintahkan turun ke lokasi dan menyurati PT Hutahaean supaya melakukan uji laboratorium pada air kolam atau sungai yang diduga tercemar,” ujarnya.

Dalam surat balasannya, kata Lisbeth, PT. Hutahaean menyebutkan sampel air telah mereka kirimkan ke PT Sucofindo Medan dan PT Cipta Buana untuk diuji kualitasnya.

Sebelumnya, atas informasi masyarakat dari ketiga desa di atas, Camat Laguboti, Taruli Siagian segera menindaklanjutinya dan turun langsung bersama HRD PT Hutahaean, Dungdung Simanjuntak, menemui masyarakat guna melihat permasalahannya di lapangan.

Dundung Simanjuntak menyebutkan, pihaknya merespon baik keluhan warga, sebab menurutnya visi dan misi pabrik Tapioka PT.Hutahaean adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dikatakannya, begitu informasi diterima, pihaknya segera mengambil sampel air kolam dan dikirim ke PT Sucofindo Medan, untuk menguji kualitas air yang kemungkinan menjadi penyebab matinya ikan tersebut.

“Sampel air kolam yang diduga tercemar limbah pabrik sudah kita kirim ke Medan, dan hasilnya baru bisa diperoleh dua minggu lagi,” ujar Dundung.

Editor: PRAWIRA SETIABUDI


http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=190451:ikan-mas-peliharaan-mati-diduga-akibat-limbah&catid=15:sumut&Itemid=28