Jasa Inspeksi Krisis Laboratorium

Selasa, 08 Maret 2011 | 13:12


Kalangan penyedia jasa inspeksi dan sertifikasi produk mendesak pemerintah memfasilitasi penambahan laboratorium uji standardisasi produk industri.
Prasarana ini untuk meningkatkan perkembangan dan daya saing industri manufaktur di pasar ekspor.

Direktur Pengembangan PT Sucofindo (Persero) Hardiansyah Rasjad menyatakan minimnya jumlah dan kemampuan laboratorium uji di dalam negeri diyakini akan menghambat perkembangan industri yang memperoleh layanan sertifi kasi dan mutu produk berstandar.

“Investasi laboratorium sangat mahal dengan return of investment yang rendah. Selain dukungan laboratorium, kapasitas perusahaan penyedia jasa inspeksi dan sertifi kasi membutuhkan insentif pengembangan sumber daya manusia untuk meningkatkan kapasitas mutu dalam menghadapi sejumlah perjanjian perdagangan bebas (FTA/free trade agreement),”kata Hardiansyah di Jakarta, kemarin.

Menurut Hardiansayah, persaingan produk industri dalam FTA semakin ketat karena adanya pembebasan bea masuk sejumlah pos tarif. Jika sistem sertifi kasi produk industri di dalam negeri tak siap, dikhawatirkan impor produk nonstandar akan merusak pasar domestik.
ind/E-12

Sumber Berita : http://koran-jakarta.com