Permintaan CPO akan naik signifikan

Jumat, 25 Februari 2011 | 07:37


Permintaan terhadap komoditas minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) sepanjang tahun ini diperkirakan mengalami peningkatan signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Fadhil Hasan mengatakan tingginya permintaan tersebut dipengaruhi oleh peningkatan permintaan dari China dan India yang merupakan konsumen CPO terbesar dan kenaikan permintaan dari Eropa untuk kebutuhan energi alternatif.

“Untuk 2011, cukup ada peningkatan yang signifikan karena permintaan terhadap CPO bisa lebih tinggi. Pada 2010 lalu, ekspor CPO mencapai 15,6 juta ton. Saya pikir untuk tahun ini bisa lebih tinggi lagi karena permintaan tinggi,” kata Fadhil kepada Bisnis, hari ini.

Fadhil menjelaskan harga komoditas CPO dunia sepanjang tahun ini dipengaruhi sejumlah sektor. Pertama, kata dia, perkembangan harga minyak mentah. “Harga CPO akan mengikuti kenaikan harga minyak mentah di dunia.”

Sementara itu, China dan India, menurut dia, sangat ingin memastikan suplai CPO terpenuhi di tengah ketidakpastian iklim sehingga banyak mensuplai stok. Faktor lainnya adalah ketidakpastian iklim yang mengganggu produksi.

Panen pertama CPO, menurut Fadhil, terjadi pada Mei. Oleh karena itu, sebelum Mei pasokan CPO dalam kondisi terbatas sehingga menyebabkan harga akan bergerak tinggi. Selain itu, lanjutnya, CPO yang adalah produk subtitusi juga bergantung pada produksi komoditas lain.

“Hal-hal ini yang akan memengaruhi pergerakan harga CPO ke depan. Diperkirakan harga akan tetap tinggi,” katanya. Fadhil menambahkan dengan kondisi harga yang terus meningkat tersebut, ekspor Indonesia diperkirakan lebih disokong oleh pertumbuhan dari segi nilai dibandingkan volume. “Saya pikir lebih kuat dari segi nilai. Harga tinggi sehingga nilai ekspornya mengalami kenaikan.”(msb)


Oleh Maria Y. Benyamin

Sumber Berita : http://www.bisnis.com/