Furnitur tembus pasar ekspor China melalui CIFF

Senin, 10 September 2012 | 10:21


Kementerian Perdagangan mengatakan produk furnitur Indonesia dapat meningkatkan pasar ekspornya ke China dengan mengikuti pameran China International Furniture Fair (CIFF) 2012 di Guangzhou, 7-10 September 2012."Indonesia berpotensi menembus pasar ekspor di China dan negara-negara sekitarnya dengan berpartisipasi pada pameran CIFF 2012," kata Direktur Pengembangan Promosi dan Citra Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Pradnyawati dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Menurut Pradnyawati, ajang tersebut merupakan kesempatan yang dipandang strategis untuk meningkatkan ekspor produk furnitur Indonesia ke China.

Pameran tersebut, ujar dia, akan dihadiri oleh 150.000 "buyer" dari 100 negara yang terlibat dalam berbagai sektor yaitu sektor produksi/manufaktur, industri, riset/pusat teknologi, asosiasi, perguruan tinggi, arsitektur, interior, desainer/dekorator, serta impor/ekspor/agen/grosir. "Para `buyer` tersebut hadir dalam rangka pemasaran atau pembelian berbagai macam produk furnitur," katanya.

Ia juga mengutarakan harapannya agar keikutsertaan Indonesia pada CIFF 2012 akan mampu mengurangi beban defisit Indonesia pada tahun-tahun mendatang.

Berdasarkan data BPS, defisit perdagangan Indonesia yang terbesar adalah dengan China yaitu sebesar 3,3 miliar dolar AS pada tahun 2011.

Sedangkan pada periode Januari-Mei 2012 defisit tersebut tercatat sebesar 2,8 miliar dolar AS, atau menurun 20,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sebagaimana diketahui, pameran CIFF 2012 China, merupakan pameran internasional tahunan yang diselenggarakan oleh China Foreign Trade Centre (Pusat Perdagangan Asing China).

Pameran CIFF juga telah diakui sebagai salah satu pameran terbesar di China Tengah dan Asia untuk produk furnitur (kayu, metal, plastik, dan rotan), mesin penggergajian, alat pengeboran, aksesoris mesin dan perlengkapan, penutup lantai, dekorasi interior, ubin dan bahan pelapis (coating materials), dapur dan kamar mandi, pencahayaan, lantai, seni, aksesori, jasa desain interior, tekstil dan kain pelapis.

Tahun 2012 ini adalah penyelenggaraan CIFF yang ke-30 kalinya dan diikuti oleh 550 peserta yang berasal dari China, Eropa, Amerika Serikat, Asia dan Turki. Sebanyak 10 perusahaan Indonesia turut berpartisipasi pada pameran kali ini, yaitu Aida Furniture, Astika Furniture, Nuansa Kayu Bekas, Top Mebel Furniture, Teak 123, Poros Gallery, Indojati Furniture, Griya Kriyasta Nugraha, Elmas Natura, dan Nikusae Art Furniture.


source http://www.antaranews.com