Berita Terkini
Share on Facebook

           

           

Fri, 22 June 2018 13:33:23 +0700
Laboratorium Sucofindo Bantu Pelaku Usaha Tingkatkan Daya Saing

 

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Melalui berbagai layanan yang diberikan, PT Sucofindo (Persero) berperan meningkatkan daya saing pelaku usaha. Hal tersebut didukung dengan keberadaan laboratorium Sucofindo yang berada di 46 titik di seluruh Indonesia.

Deputi Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha KBUMN, Aloysius Kiik Ro didampingi Direktur Utama, Bachder Djohan Buddin dan seluruh jajaran Direksi PT Sucofindo (Persero), mengunjungi Laboratorium Pusat PT Sucofindo yang berlokasi di Cibitung – Jawa Barat, Kamis (21/6). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau sarana Laboratorium Sucofindo di antaranya laboratorium pengujian produk komoditas pangan, pengujian produk halal, pengujian produk SNI dan jasa-jasa pengujian lainnya.

Bachder mengatakan, Sucofindo (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki layanan inspeksi, pengujian, sertifikasi, pelatihan dan konsultansi. Perannya adalah membantu pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing dan membantu pemerintah dalam pelaksanaan berbagai kebijakan dan menyediakan informasi untuk pengambilan kebijakan, serta membantu pemastian untuk perlindungan konsumen atau masyarakat.

"Kami menyediakan sarana laboratorium ini adalah untuk memfasilitasi layanan jasa pengujian, dan tentunya mendukung kegiatan inspeksi dan sertifikasi,” kata Bachder dalam siaran pers yang diterima Kontan.co.id.

Untuk jasa sertifikasi produk, di dalam prosesnya, selain melakukan pengujian terkait produk di laboratorium berdasarkan standar tertentu, Sucofindo juga melakukan proses audit untuk mengevaluasi proses produksinya sesuai ruang lingkup sertifikasi tersebut.

Pada kesempatan yang sama Aloy mengapresiasi kinerja Sucofindo. “Sertifikasi Sucofindo yang telah dilakukan mampu menjaga kualitas produk Indonesia. Selain layanan laboratorium, standarisasi yang dilakukan oleh Sucofindo juga meningkatkan kinerja perusahaan dalam menjalankan proses bisnis. Kegiatan audit manajemen mutu misalnya, yang dapat diterapkan pada BUMN di Indonesia” ujar Aloy dalam arahannya.

Rombongan Kementerian BUMN juga melakukan kunjungan pada ruangan laboratorium untuk melihat langsung pengerjaan sampel yang diterima di laboratorium. Turut hadir dalam rombongan Asdep RPPKNM, Chairiah, Kabid PPKNM, Sri Mariastati dan Kasubbid PPKNM I, Dody heriawan P dalam kunjungan tersebut.

Pemeriksaan yang dilakukan oleh laboratorium Sucofindo meliputi pengujian lingkungan, pengujian analisa kimia umum di antaranya untuk mendukung kegiatan pengujian SNI berbagai produk, pengujian CPO dan turunannya, pengujian halal, Pengujian Minyak dan Gas, Kalibrasi dan Teknik & Mekanik.

Sebagai laboratorium komersial BUMN terbesar di Indonesia, Sucofindo senantiasa melakukan improvisasi guna meningkatkan dan mengembangkan kualitas layanan jasanya melalui tindakan perbaikan yang berkelanjutan salah satu fasilitas yang disediakan berupa mobile laboratorium yaitu penjemputan sampel.

Saat ini, layanan laboratorium Sucofindo dapat diakses di 46 titik seluruh Indonesia. Bahkan secara khusus Sucofindo telah menyediakan laboratorium khusus yang berada di lokasi kerja pelanggan, seperti laboratorium  di Sangatta dan Timika. Laboratorium Sucofindo telah bekerjasama dengan beberapa BUMN untuk mendukung Sinergi antar BUMN antara lain PT Pertamina, PT Indonesia Power, dan Bulog.

 Sumber : Kontan.co.id