Berita Terkini
Share on Facebook

           

           

Tue, 12 September 2017 09:51:57 +0700
Sinergi BUMN, Sucofindo – Kimia Farma Kerja Sama di Bidang Laboratorium Klinis

 



Jakarta- Sucofindo melakukan kerja sama dengan perusahaan BUMN Farmasi, PT. Kimia Farma Diagnostik yakni anak perusahaan dari PT. Kimia Farma Apotik. Kerja sama  tersebut merupakan kerja sama di bidang pengembangan bisnis Laboratorium Klinik dan pemeriksaan kesehatan. “Kerja sama dilakukan dalam rangka memperluas jasa Laboratorium Sucofindo yang selama ini lebih banyak dikenal di bidang barang-barang komoditi dan Laboratorium Lingkungan” kata Direktur Komersial II Sufrin Hannan usai penandatanganan MoU dengan Direktur Utama PT. Kimia Farma Diagnostika, Adil Fadilah Bulqini di Ruang Loka Cipta, Kantor Pusat Sucofindo (05/09).

Untuk tahap awal Sucofindo dengan PT. Kimia Farma Diagnostika ini merencanakan untuk melakukan kegiatan pengembangan laboratorium klinis di 2 (dua) Cabang yaitu di  cabang Pekanbaru dan Cabang Semarang, apabila berjalan dengan sukses nantinya bisa untuk dilanjutkan ke Cabang-Cabang Surabaya, Cabang Manado, Cabang Padang selama hasil survei pasarnya menunjukkan wilayah tersebut sangat potensial untuk kegiatan ini. “Untuk saat ini Cabang Semarang dan Cabang Pekanbaru sedang dalam tahap pengkajian untuk melihat kelayakan dari sisi potensi pasar dan lokasi kantor Cabang PT. Sucofindo,” kata Kepala Divisi Pengembangan Bisnis Korporat  A. Iskandar.

Kerja sama antara Sucofindo dengan Kimia Farma Diagnostika nantinya akan meliputi pemeriksaan reguler esoterik, biomolekuler (HBV DNA, HCV RNA dan HIV RN), serta layanan paket Medical Check Up. Pemeriksaan Esoterik merupakan pemeriksaan dengan menganalisa zat atau molekul yang langka, sedangkan pemeriksaan Biomolekuler adalah pengembangan uji diagnostic yang menggunakan materi genetik sebagai dasar pengujiannya. Dalam pemeriksaan Biomolekuler terdapat pemeriksaan dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) berupa pemantauan untuk menganalisa seberapa banyak virus (muatan virus) yang ada dalam tubuh pasien, seperti pemeriksaan HBV DNA yang merupakan pemeriksaan untuk mengetahui tingkat replikasi virus Hepatitis B di dalam tubuh, selanjutnya ada pemeriksaan HCV RNA yaitu pemeriksaan untuk pasien yang terinfeksi Hepatitis C yang akan diterapi dan pemeriksaan HIV RN yang merupakan deteksi awal untuk mendeteksi virus yang akan muncul di aliran darah sebelum antibody berkembang.

“Dalam pemasaran produk Laboratorium Klinis ini kepada masyarakat, bisa saja nantinya dibuat dalam satu paket dengan jasa-jasa Laboratorium yang terkait langsung dengan kesehatan masyarakat, agar produk yang ditawarkan mempunyai nilai tambah dibandingkan Perusahaan sejenis lainnya,” Ujar Kepala Divisi Pengembangan Bisnis Korporat  A. Iskandar. (ASG)