Artikel
Share on Facebook

           

           

Fri, 20 January 2017 09:05:54 +0700
Kini Pasar Rakyat Harus Tersertifikasi

Untuk mengembalikan fungsi pasar sebagai pusat ekonomi daerah, kini pemerintah kembali menyuarakan program sertifikasi pasar yang disesuaikan dengan standar yang berlaku

 

Representasi pasar rakyat atau tradisional sudah terekam citra dengan kondisi yang kurang memadai dan minim dalam hal menjamin kenyamanan bagi pengunjung.  “Citra negatif yang kerap membayangi pasar rakyat, seperti infrastruktur yang tidak layak dan pengelolaan yang kurang tertata membuat pembeli merasa kurang nyaman,” kata Direktur Komersial II Sucofindo Sufrin Hannan. Citra seperti itulah yang membuat pengunjung lebih memilih berbelanja di  pasar modern dibandingkan pasar rakyat.

Untuk mengembalikan fungsi pasar sebagai pusat ekonomi daerah, kini pemerintah kembali menyuarakan program sertifikasi pasar yang disesuaikan dengan standar yang berlaku. Berdasarkan beberapa peraturan perundang-perundangan, maka pemerintah melalui Badan Standardisasi Nasional (BSN) menetapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) 8152:2015 untuk pasar rakyat. Nantinya, pasar rakyat akan menjadi pedoman dasar dalam mengelola dan membangun pasar.

Sucofindo mendapat kepercayaan penuh dari pemerintah untuk melakukan sertifikasi SNI pasar rakyat. “Kepercayaan yang diberikan kepada Sucofindo berdasarkan track record kami selama ini sebagai perusahaan jasa pemastian,” ujar Sufrin. Selain itu, kontribusi para auditor dengan pengalaman yang memadai juga menjadi salah satu faktor kepercayaan pemerintah kepada Sucofindo untuk menangani sertifikasi pasar. (v)