Layanan Sertifikasi

Sertifikasi Minyak Sawit Lestari (Sustainable Palm Oil, SPO)

SUCOFINDO memastikan bahwa minyak sawit diproduksi secara ramah lingkungan.    

TANTANGAN BISNIS

Beberapa tahun terakhir ini minyak sawit sedang menjadi sorotan dunia. Karena banyaknya isu di pasar Internasional mengenai permasalahan lingkungan yang ditimbulkan oleh perkebunan kelapa sawit.

Salah satunya perkebunan kelapa sawit Indonesia yang dianggap tidak berkelanjutan dan tidak ramah lingkungan.

Ada yang menuduh bahwa perkebunan kelapa sawit Indonesia sebelumnya berasal dari kawasan hutan, selain itu banyak pula yang menuding kelapa sawit Indonesia menyebabkan kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh berkurangnya penangkapan air serta terlalu banyaknya penggunaan pupuk yang meracuni lingkungan di sekitar areal perkebunan.  

Minyak sawit yang diproduksi harus memiliki berkelanjutan dan ramah lingkungan agar produknya dapat diterima oleh pasar Internasional. 

Sertifikasi RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil) berperan untuk menjembatani antara negara produsen dengan negara konsumen terkait pemenuhan isu lingkungan. 

Terjadinya krisis keuangan global yang berdampak negatif pada  perdagangan minyak sawit mendorong produsen dan eksportir untuk melakukan berbagai perbaikan, di antaranya adalah meningkatkan kualitas produk dan menerapkan pengelolaan perkebunan sawit yang lestari serta mendapatkan sertifikat RSPO.

SOLUSI

Ruang Lingkup Pekerjaan

RSPO, yang adalah suatu asosiasi, didirikan pada tanggal 8 April 2004, di bawah Article 60 – Swiss Civil Code merupakan sebuah aturan dengan standard internasional dalam pengelolaan perkebunan sawit secara berkesinambungan dan berkelanjutan.

Dengan kata lain RSPO dapat disebut sebagai standar internasional bagi ‘legalitas CPO’ ramah lingkungan, di mana yang menjadi tanggung jawab besar dalam mengimplementasikan sistem ini adalah dengan memperhatikan aspek finansial, lingkungan/ekologi, dan sosial.

RSPO bertujuan untuk mempromosikan produksi dan penggunaan minyak sawit berkelanjutan melalui kerjasama di sepanjang rantai pasokan serta mengalokasikan dialog terbuka dengan para pemangku kepentingan.

SUCOFINDO sebagai lembaga sertifikasi SPO melakukan audit untuk memastikan pemenuhan persyaratan RSPO.  Berdasarkan hasil audit yang memuaskan akan diterbitkan Sertifikat SPO. 

Manfaat

  1. Menjadi bukti  produk minyak sawit ramah lingkungan  dan produsen memiliki tanggung jawab sosial;
  2. Meningkatkan  kepercayaan pelanggan ;
  3. Meningkatkan citra perusahaan;
  4. Meningkatkan daya saing ;
  5. Mengatasi hambatan non tariff ;
  6. Meningkatkan sistem kerja yang lebih baik dan konsisten;
  7. Dasar bagi peningkatan berkesinambungan.

MENGAPA MEMILIH SUCOFINDO

Reputasi
SUCOFINDO adalah salah satu dari lembaga sertifikasi pertama di Indonesia, dengan cakupan sertifikasi sistem manajemen (mutu, lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja), sertifikasi produk dan HACCP serta berbagai sertifikasi yang lain. Kami memiliki auditor yang mempunyai kualifikasi yang lengkap untuk berbagai sektor usaha. Sebagai perusahaan inspeksi, kami menangani porsi terbesar dari produksi Indonesia.

Jaringan
SUCOFINDO memiliki titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia.  Kami bermitra dengan lembaga sertifikasi  asing dari negara tujuan ekspor Indonesia.

Jasa sesuai Kebutuhan Pelanggan
SUCOFINDO senantiasa berusaha untuk menawarkan solusi yang menjawab kebutuhan para pelanggannya.

Pengakuan
SUCOFINDO adalah anggota ALSI (Asosiasi Lembaga Sertifikasi Indonesia). Jasa-jasa kami yang lain berakreditasi ISO 17020, 17025 dan bersertifikasi ISO 9001.

PELAKSANAAN PEKERJAAN

 
  1. Persyaratan Umum Proses Sertifikasi
  2. Preliminary audit hanya dapat dilaksanakan setelah perusahaan melakukan minimal 1 (satu) kali :
    1. Audit Internal,
    2. Tinjauan Manajemen.
       
  3. Certification audit hanya dapat dilaksanakan setelah perusahaan menerapkan sistem sertifikasi RSPO minimal 3 bulan.
  4. Apabila pada saat certification audit, tidak ada kegiatan proses produksi dan pengendalian produk maka :
    1. Harus ada catatan untuk kegiatan proses produksi sebelumnya;
    2. Apabila tidak ada temuan kategori Major, sertifikasi akan direkomendasikan;
    3. Perusahaan diberikan waktu 6 bulan sejak penerbitan sertifikat, untuk membuktikan kemampuannya dalam melaksanakan proses produksi;
    4. SUCOFINDO-ICS akan mengirimkan auditor untuk melakukan audit pada proses produksi, setelah mendapat konfirmasi tertulis dari perusahaan;
    5. Apabila waktu 6 bulan tidak ada proses produksi, maka SUCOFINDO-ICS akan mereduksi ruang lingkup sertifikasi atau sertifikat akan ditangguhkan.
       
  5. Unit sertifikasi terdiri dari mill (PKS) dan kebun yang mensuplai TBS
  6. Unit Sertifikasi  harus mencakup kebun yang  dikelola sendiri dan kebun petani , pekebun yang dikelolanya dengan proporsi luas tanah sesuai alokasi yang telah ditentukan sebelumnya.
  7. Semua TBS dari kebun yang dikelola sendiri harus memenuhi standar tertentu. PKS harus membuat perencanan agar dalam 3 tahun mendatang petani terkait dapat memenuhi persyaratan RSPO.
  8. Organisasi yang lebih dari satu managemen unit dan atau mengawasi holding lebih dari 51% dan lebih asal satu perusahaan yg otonomi diizinkan untuk melakukan sertifikasi secara manajemen unit atau individu atau perusahaan subsidiary  dapat menerbitkan sertifikat berdasarkan holding hanya bila:
  9. Organisasi tersebut adalah anggota RSPO;
  10. Rencana waktu untuk mendapatkan sertifikasi per holding disampaikan pada audit pertama . LS harus mempelajari kemungkinan terlaksananya rencana ini (terutama  waktu) dan verifying and reporting progress dan kunjungan surveillance. 
    1. Tidak konflik tanah, tidak ada penggunaan hutan primer atau yang mengandung HCV sejak November 2005, tidak ada perselisihan dengan buruh yang tidak terselesaikan melalui proses yang disetujui, tidak ada bukti pelanggaran undang-undang oleh holding yang tidak disertifikasi.
    2. Akusisi baru yang tidak menggantikan hutan primer atau HCV harus mengikuti persyaratan ini dalam waktu 3 tahun. Apabila terbukti holding tidak memenuhi persyaratan maka sertifikat akan dibatalkan.
    3. Asesmen tidak hanya menyangkut masalah lingkungan dan sosial tetapi melingkupi semua tingkat, pengambilan contoh selama asesmen harus meliputi semua PKS, contoh minimum 0.8√y dimana y adalah jumlah subunit yang dikelola

Informasi Tambahan

  • Prosedur asesmen untuk sertifikasi meliputi pengumpulan informasi dan bukti dari stakeholders, termasuk statutory body, penduduk asli, masyarakat lokal serikat pekerja lokal dan LSM setempat/nasional  agar semua isu RSPO dapat diidentifikasi. Pengumuman publik dilakukan  sebulan sebelum asesmen, disampaikan melalui media electronik termasuk milik RSPO;
  • Perusahaan yang akan diases akan diumumkan lokasinya, tanggal asesmen, nama kontak dari LS, nama  perusahaan dan pengumuman dalam bahasa setempat.

Dokumentasi untuk Publik :

Apabila sertifikat sudah diterbitkan, laporan singkat dimasukan ke RSPO website dan akan ditayangkan selama 2 bulan dari terbitnya sertifikat, kecuali kumpulan temuan, yang secara komersial harus dirahasiakan dan hal lain yang bila dibuka akan memberikan efek negatif terhadap lingkungan dan sosial.
     

Hubungi Kami
Kantor Pusat
Graha Sucofindo 1st floor Jl. Raya Pasar Minggu Kav. 34 Jakarta 12780
 
Telepon (021) 7983666 Ext. 1116, 1124
Fax (021) 7986473, 7983888
Email customer.service@sucofindo.co.id
     

 
Telepon
Fax
Email